# # # # # # #
Hati-hati penipuan mengatasnamakan UPT BKN Jambi

SKD CAT Berbayar Berkontribusi pada Penerimaan Negara Bukan Pajak

SKD CAT Berbayar Berkontribusi pada Penerimaan Negara Bukan PajakMekanisme Bayar SKD CAT BKN

Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) bagi peserta seleksi penerimaan mahasiswa/taruna sekolah kedinasan Kementerian/Lembaga (K/L) Tahun 2017 yang akan dilaksanakan dengan menggunakan Computer Assisted Test (CAT) BKN akan memberlakukan biaya Rp. 50.000,-sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 63 Tahun 2016 tentang Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku pada BKN.

Penyelenggaraan ujian SKD mahasiswa sekolah Kedinasan yang akan berlangsung pada April mendatang akan dilaksanakan di Kantor Pusat BKN dan seluruh Kantor Regional dan UPT BKN yang tersebar dari Aceh hingga Papua. Nantinya tarif yang dikenakan bagi peserta SKD akan masuk ke dalam kas negara sebagai PNBP.

Sekretaris Utama BKN Usman Gumanti pada kegiatan Rapat Koordinasi Pelaksanaan PP 63/2016 sebagai Persiapan SKD Sekolah Kedinasan pada Jumat (10/3/2017) di Kantor Pusat BKN menjelaskan bahwa PNBP merupakan salah satu unsur dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) selain dari penerimaan perpajakan dan penerimaan hibah dari dalam dan luar negeri.

Pada APBN 2016, PNBP berkontribusi terhadap penerimaan negara sebesar Rp. 273,8 Triliun dari total pendapatan negara sebesar Rp. 1.822,5 T. Sementara untuk tahun 2017, pemerintah menargetkan penerimaan APBN PNBP sebesar Rp 250 T dari total target penerimaan negara sebesar Rp. 1.750,3 T.

Terdapat 3 (bidang) penyelenggaraan BKN yang berkontribusi terhadap PNBP yakni sbb:

  1. Penilaian kompetensi pegawai ASN (melalui pelaksanaan Talent Pool JPT);
  2. Penyelenggaraan seleksi menggunakan CAT BKN, termasuk pelaksanaan SKD calon mahasiswa Sekolah Kedinasan K/L Tahun 2017; dan
  3. Pembinaan jabatan fungsional di bidang kepegawaian dan penggunaan asrama pada Pusat Pengembangan ASN, misalnya: pendidikan dan pelatihan kepemi mpinan tingkat III dan tingkat IV dan Prajabatan CPNS.

BKN menetapkan target PNBP dari ketiga sektor tersebut sebanyak +/- Rp. 6 Miliar untuk disetor kepada Negara. Penerimaan dari sektor-sektor ini diharapkan dapat berkontribusi positif terhadap tarif PNBP yang ditargetkan pemerintah pada tahun ini. Untuk pelaksanaan teknis pemberlakuan tarif SKD ini selanjutnya akan diatur ke dalam Surat Edaran Kepala BKN.

Sumber : http://www.bkn.go.id/wp-content/uploads/2017/03/SKD-CAT-Berbayar-Berkontribusi-pada-Penerimaan-Negara-Bukan-Pajak.pdf

Berita Terkait : Pengumuman